Jumat, 11 April 2014

Konsep Komunikasi Lintas Budaya dan Komunikasi Massa

Media dalam komunikasi massa dan budaya merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, karena sejatinya mereka memiliki suatu hubungan yang saling mempengaruhi. Budaya memiliki dua pengertian dalam pembahasaan ini. Budaya bisa diartikan sebagai konten yang diproduksi oleh media. Selain itu budaya dalam kajian media dan budaya juga bisa diartikan sebagai suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Media dan budaya merupakan kajian yang memiliki daya tarik tersendiri. Daya tarik dari kajian ini terletak pada bagaimana media tersebut mempengaruhi budaya begitu juga sebaliknya bagaimana budaya mempengaruhi media dalam memproduksi kontennya. Dalam pembahasannya tentang teori Media dan Budaya, McQuail (2005: 115) menyebutkan beberapa tema kajian yaitu : 1. The Question of Quality Perkembangan media massa yang begitu cepat akan berkorelasi dengan budaya yang ada di masyarakat. Kebanyakan peneliti dan ilmuan berpendapat bahwa perkembangan media massa memberikan efek negatif kepada budaya yang ada di masyarakat. Efek negatif yang muncul berupa memudarnya nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat saat ini. Selain itu pudarnya nilai-nilai yang ada diperparah dengan munculnya nilai-nilai budaya baru, dimana masyarakat nantinya akan mengadopsinya yang berakibat terhapusnya identitas budaya asli. Dengan kata lain masyarakat memiliki dan menggunakan budaya palsu. 2. Communication Technology Effects Kemajuan teknologi berkembang begitu cepat dan pesat belakangan ini, dimana kemajuan ini ditandai dengan kecepatan dalam proses penyampain dan penerimaan informasi. Sehingga tidaklah mengherankan ketika muncul suatu era yang diberi nama era informasi. Proses perkembangan teknologi dan komunikasi mempengaruhi budaya bisa dijelaskan sebagai satu proses yang diawali oleh adanya ide dan penerapan teknologi baru terhadap teknologi lama. Kemudian diikuti dengan perubahan penggunaan teknologi lama yang berakibat munculnya pola penggunaa teknologi baru. Perubahan ini diikuti dengan adaptasi dari lembaga komunikasi yang menstimulus lahirnya budaya dan makna baru secara berkelanjutan. 3. Commodification Of Culture Tema ini merupakan hasil dari pemikiran kaum Marxism yang mencoba mengkritisi media sebagai suatu industri yang menghasilkan kesadaran palsu pada kelas pekerja. Sehingga lahir teori komodifikasi yang menyebutkan bahwa objek dikomodifikasi dengan memperoleh nilai tukar, daripada hanya memiliki nilai guna secara intrinsik. Jadi, dalam memproduksi produknya media massa menggunakan produk budaya untuk menambahkan nilai jual. 4. Globalizationg Gobalisasi informasi secara besar-besar diantara publik diseluruh dunia, akan diikuti dengan perubahan budaya. 5. Cultural IdenMedia massa sebagai suatu industri yang memproduksi budaya secara massal, yang efeknya akan menimbulkan kerancuan budaya, dalam artian hilangnya batas-batas tegas yang menjadi pagar bagi identitas masing-masing budaya. 6. Gender Ad Subculture Pendiskriminasian yang ada didalam publik tidak jarang merupakan hasil konstruksi dari media. Pendiskriminasian bisa berdasarkan agama, ras, gender, dan lain-lain.